Jogja, kota tempat saya menimba ilmu selama 8 tahun ini akhirnya saya datangi lagi.
Reuni. Reuni dalam duka. Acara doa bersama 40 hari sahabat kami inilah yang membuat saya dan mantan pacar saya kembali ke kota ini. Kepergiannya yang begitu cepat, mengejutkan kami, sahabat, kakak, adik, anak istrinya dan kedua orang tuanya. Hari Rabu, 13 April 2011 dapat berita bahwa almarhum masuk ICU. 4 hari kemudian, 17 April 2011, 05.50 berita tak diundang itu datang. Semoga segala amal perbuatan baikmu diterima disisi-Nya, amin…amin…amin.
Mempererat tali silaturrahmi yang sempat renggang beberapa saat lalu itu ternyata sangat menyenangkan (meskipun dalam keadaaan berduka). Mendengar cerita, bertukar cerita, suka, duka, semuanya. Rasanya libur yang hanya beberapa hari itu tidak akan cukup untuk mengenang hal² yang menyenangkan selama kami di Jogja dulu. Yang jelek² gak usah diingat.
Jogja seakan punya magnet yang menarik siapapun yang pernah tinggal di kota ini untuk kembali lagi. Itulah sebabnya kenapa cuplikan bahasa pemrograman diatas tidak saya beri perintah end, karena saya tak ingin kunjungan saya ke Jogja berakhir sampai disini. Saya masih ingin berkunjung ke kota ini lagi dan lagi.
Semoga tulisan pertama saya di tahun ini jadi awal buat saya agar rajin menulis lagi.
0 Responses to “Jogja oh Jogja…”